MEMAHAMI PROSES FASE BULAN SETENGAH (FIRST QUARTER) DAN PENGARUH INTENSITASNYA PADA MALAM HARI

Authors

  • An Nuril Maulida Fauziah Universitas Negeri Surabaya
  • Beta Puji Tria Agustin Universitas Negeri Surabaya
  • Halwa Shofa Imamy Universitas Negeri Surabaya
  • Ika Fachrina Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.52562/biochephy.v4i1.1075

Keywords:

fase bulan separuh, intensitas cahaya malam, kuartal pertama, kuartal ketiga, aktivitas manusia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fase bulan separuh, yaitu kuartal pertama dan kuartal ketiga, terhadap intensitas cahaya malam dan implikasinya terhadap aktivitas manusia dan satwa liar. Fase bulan separuh terjadi ketika setengah dari permukaan bulan yang menghadap bumi diterangi oleh matahari, menghasilkan intensitas cahaya yang sedang di malam hari. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung untuk mengevaluasi perubahan tingkat pencahayaan selama fase bulan separuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya selama fase bulan separuh mencapai nilai sedang, cukup untuk memberikan penerangan alami yang signifikan tanpa mencapai kecerahan maksimum seperti pada fase bulan purnama. Aktivitas manusia, seperti penggunaan ruang terbuka dan kegiatan malam hari, menunjukkan peningkatan moderat selama fase bulan separuh dibandingkan dengan fase bulan baru.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-06-03

How to Cite

Fauziah, A. N. M., Agustin, B. P. T., Imamy, H. S., & Fachrina, I. (2024). MEMAHAMI PROSES FASE BULAN SETENGAH (FIRST QUARTER) DAN PENGARUH INTENSITASNYA PADA MALAM HARI. BIOCHEPHY: Journal of Science Education, 4(1), 44-50. https://doi.org/10.52562/biochephy.v4i1.1075

Issue

Section

Articles